Breaking News
Loading...
Selasa, 26 April 2016

7 Tahun Pacaran, Bercerai 7 Bulan Setelah Menikah.

14.57.00



Mereka bilang pacaran adalah suatu jalan menuju sebuah kebahagiaan, kebahagiaan untuk masa depannya. Semua orang pasti ingin pacaran, tapi mereka yang taat dan takut kepada tuhan-Nya lah yang tidak mengambil jalan yang diambil oleh orang – orang yang mereka nilai salah.


Menurut mereka yang tidak pacaran, pacaran hanya menjadikan diri mereka dewasa dalam drama, bukan dewasa dalam sikap dan fikiran, pacaran hanya membuat kesuksesan dunia dan akhirat mereka menjadi di pertanyakan, pacaran hanya ajang mencari kebahagiaan sesaat yang tidak di Ridhai oleh-Nya, jalan menuju kesengsaraan selanjutnya.


7 tahun pacaran, bercerai 7 bulan setelah menikah. mana yang katanya setia?, setelah di buka, engkau tinggalkan dia dengan duka. Mungkin karena engkau telah berlatih berkencan dengan banyak wanita, sehingga setelah menikah engkau lebih mudah mencari wanita lain. Engkau telah berlatih menggombal ratusan wanita, sehingga selingkuh bukanlah hal yang mustahil di lakukan, “skill selingkuh ku sudah level 100” begitu ujarnya.


Semua orang ingin bahagia tapi tak ada satu pun bahagia yang diperoleh dari mendekati zina. Zina haram hukumnya, dan bahagia menjadi haram hukumnya bagi seseorang yang ingin memperoleh kebahagiaan dengan cara berzina. mustahil bahagia dengan mendekati zina.


“Dan janganlah kalian mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.” (Al-Israa’: 32).


Pada zaman nabi belum ada istilah pacaran, yang ada ialah mendekati zina. Jadi mendekati zina itu merupakan jalan syetan.


Kita seharusnya malu kepada Allah dan rasulnya, pernah dengar cerita nabi Yusuf a.s ?,nabi yang memiliki ketampanan seperempat bumi, jauh sekali dengan orang biasa seperti kita , sangat jauh.  Tapi  ketika nabi yusuf a. s diajak berzina dengan seorang wanita yang sangat cantik dan juga banyak hartanya. Nabi yusuf a. s  menolak. Bayangkan saja, seorang pria yang sangat tampan menolak seorang wanita yang sangat cantik. Pikir kita mereka sangat cocok dan pantas untuk melakukannya. Nabi yusuf a. s. sangat takut kepada Allah, sehingga dia mengikuti segala perintah-Nya dan menjauhi berbagai larangan-Nya. Bayangkan jika kita berada di posisi nabi yusuf a. s, apa yang akan kita pilih?. Jika kita takut dengan Allah, insyaallah kita akan menolaknya, tapi jika kita berani dengan Allah, kita akan menerima tawaran tersebut.


Nabi yusuf yang sangat tampan saja meninggalkan berbagai bentuk zina, sedangakan kita, Yang biasa-biasa saja dan jauh dari kata sempurna, menghalalkan berbagai bentuk zina, seolah-olah kita tidak memiliki cahaya hati lagi, cahaya hati kita telah hilang. Sehingga kita menjadikan berbagai zina halal hukumnya.



Hentikan berbagai bentuk zina karena Allah, bukan kita tidak laku atau tidak mengikuti perkembangan zaman, tapi kita memiliki rasa malu dan takut yang besar terhadap-Nya, kita ingin memperolah kebahagiaan yang sesungguhnya, kebahagiaan dunia yang membawa kepada kebahagiaan akhirat, kebahagiaan yang kekal dan abadi bersama kekasih, bukan hanya 7 tahun pacaran lalu diceraikan setelah 7 bulan menikah.

6 komentar:

 
Toggle Footer