Allah itu adil, ia hanya memberikan kejayaan pada orang orang yang berkerja keras, jika Allah tidak adil, maka sedihlah hati si pekerja keras, yang setiap hari banting tulang demi sebuah kejayaan, tapi si pemalaslah yang mendapat kejayaan,sungguh tak masuk akal jika si pemalaslah yang memperoleh kejayaan. tiada satupun pemalas yang berjaya karena kemalasannya, pemalas hanyalah pecundang yang membebani keluarganya.
Tiada yang tak mungkin bila kita bersama-Nya, kita bisa menjadi orang terkaya di dunia, kita bisa menjadi orang tersukses di dunia, kita bisa menjadi orang terkenal di dunia, semua itu bisa kita peroleh jika kita bersama-Nya, tapi apakah Allah menciptakan kita untuk mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya?, memperoleh kesuksesan sebesar-besarnya ?, menjadi seorang yang paling terkenal?. tidak, Allah tidak menciptakan kita untuk itu,
"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku". (Qs.Adz Dzariyat :56).
lalu kita lantas berfikir ''oh yaudah kalo gitu, buat apa gua sukses kalo sekarang aja gua baik baik aja kok". kalo kita berfikir seperti itu, apakah kita dapat bermanfaat bagi orang lain?, karena sebaik baiknya manusia ialah yang paling bermanfaat bagi orang lain. kita boleh tak serakah dengan uang dan harta, tapi jangan lah kita menjadi si pemalas yang bersantai-santai dan tidak memikirkan penderitaan orang di sekitarnya.
Tiada yang mustahil di dunia ini, kita pasti bisa bila kita bersamanya, janganlah kita melihat kejayaan seseorang hanya pada kejayaanya saja, lihatlah perjuangan dia, perjuangan melawan hinaan, melawan cacian, makian, penderitaan , pelecehan, itu semua bagian dari kesuksesannya, karena sukses itu perjuangan, bukan hayalan yang mustahil di gapai, dan bukan kemalasan yang tak kunjung berakhir..

0 komentar:
Posting Komentar