Breaking News
Loading...
Senin, 18 April 2016

Lebih Baik Diam Atau Bicara Baik..

22.01.00




Mengendalikan diam memang tak semudah berbicara berbagai hal yang sedikit sekali manfaatnya, atau bahkan tidak ada manfaatnya, seperti halnya membicarakan orang lain, menghina orang lain, atau sekedar becanda tapi menimbulkan sakit hati yang berujung berbagai pertikaian. Rasanya sulit sekali bagi kita untuk mengendalikan mulut yang kecil ini.

Bukan kita tak boleh bicara, kita boleh bicara asalkan pembicaraan tersebut ada manfaatnya, pembicaraan yang tidak menimbulkan sakit hati, pembicaraan yang bermanfaat bagi kita dan orang lain.

Mulutmu adalah harimaumu, hampir semua pertikaian, perkelahian berawal dari berbagai perkataan yang bikin sakit hati, lebih baik diam dan senyum saja atau mendengarkan perkataan orang lain dan menjadikannya sebuah pelajaran, dari pada kita berbicara hal yang membuat hati orang lain sakit. Lebih baik diam atau bicara baik

Tapi diam juga bisa menjadi hal yang tidak boleh dilakukan, jika kita diam melihat sebuah perbuatan keji dan mungkar, yang seharusnya kita menegakkan kebenaran, tapi kita malah membiarkan kebenaran diinjak-injak begitu saja, diam tak selamanya baik. 

Perlu di ketahui, salah satu penyebab anak adam masuk kedalam nerakanya Allah adalah karena perkataannya yang tidak bermanfaat, jadi kita harus mengendalikan nafsu kita dalam berbicara, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan karena mulut yang tidak di jaga nafsunya ini. Lebih baik diam atau bicara baik.

Jangan terlalu memikirkan pendapat orang lain, yang berpendapat bahwa kita seperti orang bodoh karena kita selalu diam dan kita dianggap sebagai kambing yang tuli dan bisu, biarlah kita dianggap seperti orang bodoh tapi pada kenyataanya mereka yang bodoh dan besar mulutnya. Lebih baik diam atau bicara baik.

“Diam adalah emas, sedangkan bicara baik adalah berlian..”

0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer